BeritaEkonomi

Pemprov NTB lounching MOVE-ID, Solusi Atasi Permasalahan Pekerja Migran NTB

×

Pemprov NTB lounching MOVE-ID, Solusi Atasi Permasalahan Pekerja Migran NTB

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Pemprov NTB lounching MOVE-ID, solusi atasi permasalahan pekerja migran NTB

Mataram- guna mempermudah akses informasi Kemudahan untuk mengakses informasi tersebut yang akurat, tenyata menjadi persoalan, khususnya bagi mereka para calon pekerja migran. Sehingga minimnya akses dan informasi tersebut mereka kerap menjadi korban baik penipuan dan korban Tindak Pidana Penjualan Orang ( TPPO).

Untuk memutuskan mata rantai persoalan tersebut, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, meluncurkan Centre for Migration Opportunity, Vocation and Development Indonesia (MOVE-ID). Barang baru ini diharapkan akan memberikan kemudahan bagi para pekerja migran di NTB.

“Saya senang melihat fakta bahwa kita sudah meng-adress satu isu penting di dalam urusan TKI ini yaitu isu informasi,” kata pria yang karib disapa Iqbal ini, di Kantor Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Mataram, Kamis (19/6/2025).

Baca Juga :  Tekan Angka Kemiskinan dan Sejahterakan Masyarakat Pesisir di NTB, Ini Strategi Jitu Jilbab Ijo

Dia mengatakan, salah satu problem penting di dalam ketenagakerjaan luar negeri ini adalah masalah informasi.

Sebagai penyumbang pekerja migran terbanyak nasional, Gubernur Iqbal, memahami betapa pentingnya kemudahan akses informasi. Dia berharap MOVE.ID maupun fitur atau layanan serupa dapat hadir di setiap kabupaten/kota se-NTB.

Sehingga kata dia, pekerja migran dapat mengetahui setiap tahapan dan informasi yang diperlukan. Dengan harapan ke depan, pemberangkatan dan penempatan TKI ke luar negeri sudah safe migration.

“Safe nya itu dari mulai berangkat safe semua dokumennya, safe prosesnya, save PJTKI-nya, kemudian safe keberangkatannya, safe ketika bekerja di sana, safe mengirim remitansinya, safe juga ketika kepulangannya,” harapnya.

Gubernur mengajak BP3MI serta stakeholder terkait untuk memperkuat sinergi dalam mempersiapkan calon pekerja migran. Agar, memiliki kemampuan yang diperlukan dan wajib mengikuti prosedur yang benar.

Baca Juga :   Plt Ketua DPD Partai Demokrat NTB Kuatkan Soliditas Kader Di Tengah Badai Ujian 

Dimulai dari penguatan regulasi, kebijakan hukum hingga pengetahuan dasar mengenai ketenagakerjaan di kurikulum pendidikan.

“Semoga MOVE-ID ini bermanfaat buat kita semua dan dari waktu ke waktu kita perkuat sehingga betul-betul memberikan manfaat sebesar-besarnya buat para TKI kita,” harapnya.

Sebagai informasi, peluncuran program yang diinisiasi dari Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) bekerjasama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) / Badan P2MI ini diluncurkan serentak di Bandung dan Mataram. (Ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *