Lombok Barat-Moment yang sangat berharga salah satu siswa Terbaik MAN Lombok Barat Rafka Mandala Prasetya Kelas XA yang berasal dari desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar dan orang tua Mandala Profesi Wirausaha berhasil meraih Medali Emas di Ajang FORNAS VIII Bergengsi Tingkat Nasional diselenggaran oleh Kemenpora yang berlangsung selaku Tuan Rumah Propinsi NTB mampu menjabat medali Emas bidang mata lomba Karate setelah mengalahkan lawannya dari Propinsi Sumatra tandas Pelatihnya yang terus memberikan bimbingan dan latihan secara disiplin dan penuh semangat mampu membawa prestasi yang luar biasa tandasnya.
Lebih lanjut mendengar informasi H.Abdul Azis Faradi, M.Pd selaku Kepala MAN Lombok Barat merasa bangga dan terharu bahwa Mandala sosok siswa sederhana dan tekun, disiplin mampu mengharuskan nama MAN Lombok Barat di FORNAS VIII Tingkat Nasional yang berlangsung DI NTB berhasil meraih Mendali Emas maka kami berikan Apresiasi dan Reword berupa dana Pembinaan.
“moga ini menjadi motivasi bagi temannya yang lain bahwa kita mampu bersaing bidang Olahraga dan Akademik lainnya yang penting tekun, disiplin selama latihan pesan” H.Abdul Azis Faradi, selaku Kepala MAN Lobar
Kami latih dia secara konsisten, semangatnya luar biasa. Mandala layak jadi juara,” ujar Zen pelatih karate MAN Lobar usai pertandingan, Selasa (29/7/2025).
Kabar kemenangan ini disambut haru dan bangga oleh Kepala MAN Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd. Menurutnya, Mandala merupakan sosok pelajar yang sederhana, tekun, dan pantang menyerah.
“Dia telah membawa nama baik sekolah dan NTB di level nasional. Kami beri apresiasi berupa dana pembinaan sebagai bentuk penghargaan,” ungkapnya.
Abdul Azis berharap, kemenangan Mandala bisa menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MAN Lombok Barat untuk terus mengembangkan potensi, tak hanya di bidang akademik, tetapi juga olahraga dan seni.
“Kuncinya adalah disiplin dan kesungguhan. Madrasah bisa bersaing asal mau serius,” pesannya.
Ajang FORNAS VIII 2025 ini menjadi momen emas bagi NTB sebagai tuan rumah, sekaligus ruang aktualisasi bakat-bakat muda yang berprestasi. Medali emas Mandala pun menjadi bukti bahwa semangat juang anak daerah bisa mengharumkan nama bangsa.












