Lombok Barat- dprd/">Anggota DPRD Lombok Barat Hendra Harianto fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memastikan sebanyak 38 ribu siswa di Lombok Barat segera menerima menerima kucuran beasiswa PIP. dirinyapun mulai melakukan sosialisasi tahapan pencarian dana PIP itu.
Program itu akan tersalurkan sepenuhnya pada November hingga Desember tahun ini, Untuk Lombok barat total ada 38 ribu kouta siswa yang akan disalurkan.
“Insya Allah bulan ini semuanya tersalurkan, dengan kuota lobar sekitar 38 ribu hasil verifikasi ” kata Lalu Hendra Harianto , Sabtu (25/10).
Dirinya juga inten melakukan sosialisasi tahapan di sekolah-sekolah di narmada dan lingsar mulai dari SD hingga jenjang SMA. salah satunya di SDN 1 Lembuak kecamatan narmada lobar, dewan yang lahir dari gerakan pemuda PKB itu, menjelaskan mekanisme pelaksanaan program PIP itu. Karena PIP jenisnya ada dua ada yang pemberian itu yang harus dipantau di sekolah sedangkan yang nominasi itu yang harus di arahkan untuk pembuatan rekening.
” Hari ini kami memberikan sosialisasi kepada siswa-siswi di SDN 1 lembuak Lobar baik pemberian dan nominasi” jelasnya
Para wali siswa tersebut di arahkan untuk segera membuat rekening atas nama siswa tersebut supaya lebih cepat, namun ternyata banyak ya penerima membuat bank penyalur harus membagi porsi penerima di masing-masing sekolah.
” Banyak yang dapat sehingga harus di bagi ke sejumlah cabang bank” ucapnya
Pembagian tersebut mengharuskan pihak sekolah yang berada di kecamatan narmada malah akan mengurus rekening dan membagi dana tersebut ke wilayah Labuapi.
Dengan adanya b asiswa PIP ini, sudah tidak ada alasan lagi bagi semua anak-anak umur sekolah di Lobar harus putus sekolah karena semua di support oleh pemerintah dan DPRd hingga pusat.
” ini yang menjadi gerakan kami supaya tidak ada lagi anak putus sekolah” urainya
Ketua KNPI juga meminta agar beasiswa PIP harus disalurkan tepat sasaran ke para siswa. Tidak boleh ada pemotongan oleh siapa pun.Baik oleh dinas pendidikan di setiap jenjang, sekolah, maupun pihak-pihak lain.
“Dana PIP ini harus digunakan sepenuhnya untuk keperluan pendidikan anak-anak kita. Tidak boleh ada pemotongan satu rupiah pun,” tegasnya
Sementara itu Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, menegaskan tidak memberikan toleransi kepada siapa saja yang melakukan pemotongan bantuan PIP kepada siswa.
“Termasuk jika ada pihak-pihak yang mengaku dekat dengan saya. Jangan dipercaya (jika meminta komisi potongan PIP, Red),” cetusnya.
Penegasan itu disampaikan karena saat ini banyak muncul laporan warga di media sosial soal pemotongan dana PIP.
Padahal program PIP adalah bantuan pendidikan dari pemerintah untuk siswa dari keluarga kurang mampu.
“Pemotongan dana PIP merupakan tindakan yang tidak diperbolehkan. Silakan lapor kalau ada yang terkena potongan,” papar politisi PKB itu.












