Olahraga

Inorga Perssoci : berlaga Di Fornas VIII Wajibkan Dulang Mendali 

×

Inorga Perssoci : berlaga Di Fornas VIII Wajibkan Dulang Mendali 

Sebarkan artikel ini

Mataram- Sejarah mencatat momen penting di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), ketika Inorga Perssoci merintis langkah monumental dengan melaksanakan sertifikasi wasit dan pelatih. Ini adalah langkah awal yang strategis dalam persiapan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) 2025, di mana sertifikasi ini menjadi syarat utama bagi semua pelatih dan wasit yang ingin berpartisipasi.

 

Ketua Umum Pusat Perssoci, Muhammad Jaelani Saputra, menegaskan bahwa sertifikasi merupakan kebutuhan mendesak bagi setiap induk olahraga yang berada di bawah KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia).

“Kita yang pertama menyelenggarakan sertifikasi wasit dan pelatih. Persyaratan utama untuk mengikuti kegiatan ini adalah pelatih dan wasitnya harus tersertifikasi,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara pada Selasa, 29 Juli 2025.

 

Fornas VIII tahun ini dihadiri oleh 26 peserta, termasuk 16 dari provinsi setempat dan juga perwakilan dari berbagai daerah, mulai dari Sulawesi Selatan hingga Papua. Jaelani menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian penting dari pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertujuan pada peningkatan prestasi olahraga di Indonesia.

Baca Juga :  Ini Dia Perolehan Medali Inorga FAI di FORNAS VIII

 

Menyentuh pada filosofi Fornas yang terkenal, “Kalah Menang Semua Senang,” Jaelani menekankan bahwa olahraga masyarakat tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga penerapan prosedur Standar operasional Prosedur (SOP) yang baik.

“Tujuan utama olahraga masyarakat adalah untuk membudayakan aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan keinginan masyarakat untuk aktif berolahraga,” lanjutnya.

 

 

Dalam hal persiapan menuju Fornas, Jaelani merasa optimistis. “Alhamdulillah, semua tim hingga saat ini telah melakukan uji coba lapangan, baik tim putra maupun putri,” ujarnya. Sebanyak 14 tim dari tiga kategori—pelajar SMP, pelajar SMA, dan tim putri—siap untuk berkompetisi. Ia juga mencatat bahwa acara ini dapat dijadikan sebagai kesempatan untuk menjalin hubungan sosial antar peserta.

Baca Juga :  Liong dan Barongsai Tampil di FORNAS VIII NTB, Jadi Warna Budaya

 

Jaelani mengingatkan kepada seluruh penggiat Perssoci di seluruh Indonesia, terutama yang akan berpartisipasi dalam Fornas, untuk mengedepankan sportivitas.

“Mari kita laksanakan pertandingan dengan penuh sportivitas, respect. Kalah menang, semua senang. Ini adalah bagian dari budaya olahraga masyarakat,” pesannya.

 

Meski berbagai kendala mungkin muncul, Jaelani menegaskan komitmen Perssoci untuk menghadapi tantangan dengan cara yang profesional. “Perssoci hari ini ingin menunjukkan kemampuan dan profesionalisme dalam pelaksanaan kegiatan ini,” tuturnya, sembari menambahkan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan setelah kegiatan berlangsung.

 

Sementara itu Ketua Inorga Perssoci NTB, Lalu Wire Kencana, juga menyampaikan optimisme dalam menghadapi Fornas.

“Kami sudah lakukan persiapan selama dua bulan terakhir ini, dari wasit, juri, hingga peserta laga,” ujarnya. Dengan persiapan matang, dia yakin timnya siap bertanding untuk meraih juara.

Baca Juga :  Wagub NTB Dorong Anak Muda Ukir Prestasi Lewat E-sport di Ajang Fornas VIII

 

“Dari tiga jenis pertandingan tim putra SMP, tim putra SMA, dan tim putri campuran sudah siap bertanding. Tim putri usia umum pun siap, dan target kami adalah meraih medali emas,” ungkapnya dengan semangat. Miq wire panggilan akrabnya juga mencatat bahwa pemilihan atlet dari berbagai kabupaten di Pulau Lombok diharapkan bisa melahirkan atlet profesional.

 

Perssoci mencatat bahwa mereka mengikuti event di Pornas untuk pertama kalinya dan berharap bisa memberikan hasil terbaik yang membanggakan NTB. “Kami berharap Fornas ini menjadi ajang silaturahmi dan sesuai dengan motto: kalah menang, semua senang,” tutupnya

Langkah berani dan inovatif yang diambil oleh Inorga Perssoci ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi pengembangan olahraga rekreasi di seluruh Indonesia, serta menggugah semangat masyarakat untuk lebih aktif berkegiatan fisik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *