BeritaLifestyle

Dr. H. Nanang Samodra Nobar Film Gak Nyangka Kenang Masa Muda dan Inspirasi Bagi Gen Z 

×

Dr. H. Nanang Samodra Nobar Film Gak Nyangka Kenang Masa Muda dan Inspirasi Bagi Gen Z 

Sebarkan artikel ini

Mataram- Dr. H. Nanang  Samodra bersama generasi Z, para petinggi partai demokrat nusa tenggara barat, mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat mengadakan nonton bareng Film “Gak Nyangka” di CGV Transmart Mataram para penonton tampak larut dalam alur film bergenre komedi pendidikan itu.

Adalah Sosok Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mencuri perhatian dalam industri perfilman Tanah Air dengan debutnya sebagai eksekutif produser film drama-komedi ‘Gak Nyangka”.

Film tersebut menjadi spesial bukan hanya karena kisahnya yang dekat dengan kehidupan mahasiswa dan Gen Z, tapi juga karena diproduksi dengan semangat kolaborasi, keberagaman, dan kepekaan sosial terhadap isu pendidikan serta tantangan generasi muda saat ini.

Dr. Nanang Samodra Mengatakan jika pihaknya mengajak menonton film ini untuk mempererat hubungan di antara semua unsur dan lintas generasi di Pulau Lombok, dengan genre film anak muda tersebut dirinya mengajak semua tokoh yang tidak lagi muda untuk mengenang masa muda mereka.

Baca Juga :  Dana Haji Adalah Dana Umat Calon Jemaah Haji, yang Dikelola BPKH

” Kami ingin mempererat hubungan di antara kita dengan film ini” terangnya

Dirinya juga seakan tersedot kembali mengenang masa muda ketika di bangku kuliah yang menjalani proses sama dengan anak muda pada kebanyakan yang tidak menyangka akan bisa menjadi seperti ini.

” Film ketika mahasiswa yang jungkir balik menjalani proses kuliah seperti apa yang kita lakukan pada massa lalu” kenangnya

Film Gak Nyangka sendiri tengah mencuri perhatian publik, khususnya generasi muda Indonesia. Dibungkus dalam genre komedi, film ini tidak hanya menghibur tetapi juga menyampaikan pesan inspiratif tentang semangat, kreativitas, dan sikap pantang menyerah.film ini berhasil menghadirkan cerita yang dekat dengan keseharian anak muda, namun dikemas dengan cara ringan dan jenaka.

Cerita dalam “Gak Nyangka” menggambarkan bagaimana anak-anak muda menghadapi tantangan hidup dengan cara yang tidak biasa namun penuh optimisme. Keunikan karakter, alur cerita yang segar, serta dialog yang relatable menjadikan film ini sebagai refleksi kehidupan generasi muda masa kini. Tanpa menggurui, film ini berhasil mendorong penonton untuk lebih percaya diri dalam mengekspresikan diri dan mengejar impian.

Baca Juga :  Rebut Hati Pemilih dengan Cara Unik, Paslon Nomor 3 Manis Adakan "Begasap Empak" di Narmada 

Salah satu penonton yang hadir m nyaksikan film itu, Surya bahari mengatakan ” film ini kocak tapi memberikan pesan sangat besar bagi perjuangan anak muda dengan ending yang susah di tebak namun luar biasa perjuangan mereka yang penuh rintangan berujung buah manis dan sukses menyel esaikan tugas skripsinya dan menjadi orang sukses dalam usaha dan bidangnya masing-masing.

” Luar biasa film ini menginspirasi bagi anak muda yang tengah berjuang menempuh pendidikan dan mencari jalan menjadi orang yang sukses” terangnya

Tak hanya menghadirkan hiburan, “Gak Nyangka” juga dipandang sebagai karya yang mendorong ekosistem kreativitas. Para pemeran dan kru film ini sebagian besar adalah talenta muda, membuktikan bahwa industri perfilman bisa menjadi ruang berekspresi yang positif. Kolaborasi ide segar dan keberanian dalam bereksperimen menjadi kekuatan utama dari film ini.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Armada RI KE 79 Lanal Mataram Gelar Fun Run 

” Film ini bisa menjadi inspirasi dan ruang kreativitas bagi anak muda kita untuk berkreasi” jelasnya

film ini lahir dari pengalaman pribadi dan pengamatannya terhadap semangat muda yang kadang meredup karena tekanan sosial dan ekonomi. film ini bisa menjadi pemantik semangat baru, agar anak muda tidak mudah menyerah dalam menghadapi kenyataan hidup.

Dengan segala elemen yang dimilikinya, “Gak Nyangka” berhasil membuktikan bahwa film lokal bisa menjadi media edukatif sekaligus menyenangkan. Film ini tidak hanya meninggalkan tawa, tapi juga motivasi dan harapan. Sebuah pengingat bagi anak muda bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti berkarya, karena terkadang, hal-hal besar justru berawal dari hal yang “gak nyangka.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *