Mataram,– Universitas Islam Al Azhar Mataram menjadi tuan rumah Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS) ke-19, yang mengusung tema Inovasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Bencana dan Pariwisata. Acara yang dihadiri para akademisi, praktisi teknik sipil, serta pelaku industri pariwisata ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri.
Rektor UIA Lombok, Dr. Ir. Muh. Ansyar, mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi penyelenggara.
“Kesempatan ini merupakan amanah hasil kesepakatan pada konferensi tahun lalu di Kupang. Lombok dipilih karena relevansi temanya dengan kondisi daerah kami yang sedang mengembangkan pariwisata sekaligus berada di wilayah rawan bencana,” ujar Muh. Ansyar.
Menurut Ansyar, Lombok dan sebagian besar wilayah Indonesia berada di ring of fire, sehingga memiliki risiko tinggi terhadap gempa bumi dan bencana alam lainnya. Pengalaman gempa besar tahun 2018 menjadi pelajaran penting bagi masyarakat dan dunia teknik sipil.
“Kita harus memikirkan bagaimana membangun infrastruktur yang tahan bencana, sehingga masyarakat dan wisatawan merasa aman. Pariwisata berkelanjutan hanya bisa terwujud jika keamanan menjadi prioritas,” tambahnya.
Konferensi ini juga dihadiri perwakilan dari Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), serta berbagai pihak terkait. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan antara akademisi dan praktisi untuk mengintegrasikan prinsip ketahanan bencana dalam pembangunan destinasi wisata.
Wakil ntb/">Gubernur NTB dalam sambutannya membuka menegaskan pentingnya dukungan dari dunia teknik sipil terhadap pembangunan di NTB, khususnya di tengah masifnya proyek infrastruktur di Pulau Lombok dan Sumbawa.
“Sebagai daerah rawan bencana, kita harus berinovasi dalam membangun infrastruktur yang tidak hanya indah untuk pariwisata, tetapi juga kokoh dan berkelanjutan,” kata Indah Dhamayanti Putri.
Indah Dhamayanti putri berharap dengan tema yang strategis, Konteks ke-19 diharapkan menghasilkan rekomendasi nyata bagi pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan aspek keselamatan, ketahanan terhadap bencana, dan daya tarik wisata. UIA Lombok juga mengajak alumni dan masyarakat luas untuk terlibat dalam mewujudkan visi tersebut.












