BeritaDaerah

19 Ribu lebih Ibu Hamil dan Balita Rentan Stunting Di Lobar Disasar Program MBG

×

19 Ribu lebih Ibu Hamil dan Balita Rentan Stunting Di Lobar Disasar Program MBG

Sebarkan artikel ini

Lombok Barat- Belasan ribu ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita di Lombok Barat disasar Program Makanan Makanan Gratis (MBG). Program ini pun membantu Pemkab dalam hal penanganan persoalan Stunting di wilayah setempat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Lobar (DP2KBP3A) Arief Suryawirawan mengatakan bahwa pimpinan Daerah dalam hal ini Bupati dan Wabup memiliki komitmen tinggi dalam penanganan Stunting. Sehingga tidak ada alasan stunting ini tidak bisa diturunkan. Jika tidak bisa diturunkan, maka OPD tak mampu menangani. Karena itulah Pihaknya mengajak semua OPD berkolaborasi sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Lebih lanjut kaitan dalam penanganan stunting, Pemkab terbantu dengan program MBG. Dimana pihak yang beresiko stunting, dari kalangan ibu hamil, ibu menyusui dan Balita. Dari jumlah ibu hamil sebanyak 4.218 orang, telah disasar Program MBG sebanyak 1.190 orang atau 47,18 persen. Ibu menyusui dari jumlah 6.803 orang, disasar MBG sebanyak 4.523 orang atau 66,49 persen. Balita non Paud dari jumlah 34.581 orang didasar MBG sebanyak 13.332 orang atau 38,55 persen.

Baca Juga :  ITDC Serahkan Lahan TTA3-A di The Mandalika untuk Percepatan Investasi dan Pengembangan Kawasan

“Sehingga totalnya ada 19.045 ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita disasar Program MBG, ini sangat membantu kita dalam penanganan Stunting,”terang Arief, ketika rapat koordinasi Percepatan pnanganan Stunting di Gerung, Rabu (10/12). Dikatakan, jumlah warga yang disasar ini baru dari 45 dapur MBG yang sudah tersedia di Lobar. Jika semua MBG beroperasi, maka jumlah sasaran inipun lebih banyak lagi.

Lebih lanjut soal dampak dari program ini akan dilihat dari asupan gizi bagi ibu hamil dan anak balita yang menerima bantuan ini. Namun secara angka itu bisa diluar dari hasil pengukuran di di posyandu, baik dari sisi penimbangan berat badan, tinggi badan dan lainnya. “Itu nanti kesehatan yang menghitung,”imbuhnya. Yang jelas dari program MBG ini, diharapkan bisa mengurangi angka BBLR Balita di Lobar yang masih tinggi.

Baca Juga :  Pencurian di Labuapi, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku dan Amankan TV serta Tabung Gas*

Kaitan dengan penanganan stunting di konvergensi dengan semua unsur baik OPD, Kecamatan desa, lintas sektoral hingga lembaga terkait. Sehingga penanganan masing-masing pihak ini berkolalorasi, termasuk dalam hal pemberian bantuan tidak bertabrakan. Diakui angka Stunting Lobar di bawah rata-rata provinsi maupun nasional. Kendati jika mengacu e-PPGM dan SSGI jumlah stunting berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *